Apa fase bulan hari ini? Bulan melewati 8 fase yang berulang dalam siklus sekitar 29,5 hari, seiring bagian yang tersinari membesar lalu mengecil. Berikut cara membaca fase bulan malam ini dan kapan purnama berikutnya.
👉 [Lihat fase bulan hari ini, persentase cahaya & purnama berikutnya](/moon) — diperbarui langsung.
8 fase bulan
Urutan fase mengikuti orbit Bulan mengelilingi Bumi:
- Bulan Baru (new moon) — tidak terlihat
- Sabit Awal (waxing crescent) — sabit tipis, membesar
- Paruh Awal (first quarter) — separuh tersinari
- Cembung Awal (waxing gibbous) — lebih dari separuh, membesar
- Purnama (full moon) — bulat penuh
- Cembung Akhir (waning gibbous) — lebih dari separuh, mengecil
- Paruh Akhir (last quarter) — separuh tersinari
- Sabit Akhir (waning crescent) — sabit tipis, memudar
Fase membesar (waxing) = makin terang; mengecil (waning) = makin redup. Satu siklus penuh disebut bulan sinodis (~29,5 hari).
Cara membaca bulan malam ini
- Jika sisi kanan yang tersinari (di belahan utara), Bulan sedang membesar menuju purnama.
- Jika sisi kiri yang tersinari, Bulan sedang mengecil menuju bulan baru.
- Di Indonesia (dekat khatulistiwa), Bulan sering tampak "terlentang" sehingga bagian atas/bawah yang tampak tersinari.
Untuk fase, persentase cahaya, dan umur Bulan persis malam ini, lihat halaman bulan.
Hubungannya dengan kalender Hijriah
Karena kalender Hijriah berbasis bulan, awal tiap bulan ditentukan oleh kemunculan hilal (bulan sabit muda) setelah bulan baru. Inilah dasar penentuan awal Ramadan dan Idulfitri.
Pertanyaan singkat
Apa fase bulan hari ini? Cek halaman bulan untuk fase dan persentase cahaya malam ini. Bulan melewati 8 fase dalam ~29,5 hari.
Apa beda waxing dan waning? Waxing = bagian terang membesar (menuju purnama); waning = mengecil (menuju bulan baru).
Berapa lama satu siklus bulan? Sekitar 29,5 hari — satu bulan sinodis dari bulan baru ke bulan baru.
Apa itu hilal? Bulan sabit muda pertama yang terlihat setelah bulan baru, dipakai menentukan awal bulan Hijriah.